Apakah Masturbasi Membuat Lutut Menjadi Kopong

Masturbasi merupakan salah satu aktivitas seksual yang paling sering di lakukan .Kegiatan Ini didefinisikan sebagai tindakan merangsang diri sendiri dengan cara menyentuh , meraba , atau memijat organ kelamin sendiri. Tujuannya untuk mencapai sensasi menyenangkan seperti saat mencapai orgasme atau klimaks pada hubungan seksual. Masturbasi termasuk dalam aktivitas normal selama di lakukan dalam frekuensi dan cara yang sewajarnya . Sebenarnya aktivitas masturbasi ini relatif aman dan tidak mendatangkan risiko penyakit bila di lakukan sendiri. Anggapan bahwa masturbasi ( onani) menyebabkan kebutaan , menimbulkan kegilaan , menjadi pemicu jerawat , tumbuhnya rambut pada telapak tangan , hingga lutut keropos atau kopong itu tidaklah benar atau miros. Hal yang membuat lutut kopong atau keropos dapat di sebabkan oleh cedera , pendarahan pada sendi , infeksi ataupun penyakit tertentu ( seperti penyakit asam urat , osteoartritis , tendonitis , dan sebagainya ). Gejala dan tanda yang menjadi pertanda kelainan pada lutut antara lain :

  • Pembengkakkan
  • Lutut terasa kaku dan tidak bisa di luruskan
  • Kulit lutut berubah kemerahan dan hangat bila di sentuh
  • Lutut tidak stabil dan lemas
  • Lutut tidak bisa menahan beban tubuh
  • Demam
  • Bila merasakan gejalan dan tanda diatas , sebaiknya kamu memeriksakan diri ke dokte untuk pemeriksaan lebih lanjut. Bila di perlukan , dokter dapat melakukan pemeriksaan rontgen ataupun USG pada lutut untuk memastikan penyebabnya . Penangan biasanya akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasari .


    EmoticonEmoticon